{"id":824,"date":"2015-02-27T02:42:11","date_gmt":"2015-02-27T02:42:11","guid":{"rendered":"http:\/\/fisika.fmipa.unp.ac.id\/?p=824"},"modified":"2018-12-21T02:52:41","modified_gmt":"2018-12-21T02:52:41","slug":"deskripsi-gravitasi-alam-semesta-bagian-i","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fisika.fmipa.unp.ac.id\/?p=824","title":{"rendered":"Deskripsi Gravitasi Alam Semesta (Bagian I)"},"content":{"rendered":"<p><!-- [if gte mso 9]&gt;--><\/p>\n<p><!-- [if gte mso 9]&gt;--><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><b><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">NABI MUHAMMAD SAW\u00a0 PERTAMA MENGENAL GRAVITASI <\/span><\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><b><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">( <\/span><\/b><em><strong><span style=\"font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">BUKTI KEISTIMEWAAN AL-QUR&#8217;AN SEBAGAI WAHYU ALLAH SWT <\/span><\/strong><\/em><b><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\"><strong>)<\/strong><\/span><\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">\n<p style=\"text-align: left;\"><strong>Penulis : Letmi Dwiridal <\/strong><br \/>\n<strong>Staf Pengajar Jurusan Fisika FMIPA UNP<\/strong><br \/>\nEdisi I <b><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\"><b><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\"><em>: Fisika Dalam Al-Qur&#8217;an<\/em><\/span><\/b> \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/b><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin: 0cm 0cm 0.0001pt 14.4pt; text-indent: 36pt; line-height: 150%; text-align: center;\" align=\"center\"><b><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\"><br \/>\n<\/span><\/b><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 36.0pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 14.4pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Sebaik-baik diantara kamu\u00a0 adalah orang yang mempelajari\u00a0 dan mengajarkan Al-Qur\u2019an (<b>Sabda Rasulullah, Riwayat Imam Muslim<\/b>). Dalam buku ini penulis mencoba mempelajari\u00a0 teori-teori fisika tentang alam semesta selanjutnya menghubungkan dengan apa yang terdapat dalam ayat-ayat Al-Qur\u2019an dan Hadits. Sekarang ini telah banyak hasil temuan ilmiah bidang fisika yang memperlihatkan bukti-bukti kebenaran Al-Qur\u2019an. <!--more--><\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 22.5pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 18.0pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Semakin banyak yang diketahui tentang teori\u00a0 ilmiah bidang fisika yang ditemukan oleh ahli fisika dunia saat ini, insyaallah akan semakin banyak pula ayat-ayat Al-Qur\u2019an tentang alam semesta yang dapat dipahami maksudnya. Ilmu fisika bukanlah untuk menseleksi ayat-ayat Al-Qur\u2019an, menilai mana ayat yang benar atau tidak. Fisika sebagai ilmu sains itu kemampuannya terbatas. <b>Semua ayat-ayat dalam Al-Qur\u2019an itu adalah benar dan suatu yang Haq dari Allah Yang Maha Pencipta<\/b>. Sungguh suatu kemunafikan\u00a0 jika menyakini sebagian ayat dan mendustakan sebagian ayat yang lainnya. Kalaupun ada ayat-ayat yang masih belum mampu manusia memahaminya, hal itu bukanlah ayat tersebut yang keliru, akan tetapi manusialah yang belum mampu mentelaahnya karena keterbatasan kemampuan akal. Beberapa temuan ilmiah bidang fisika di abad modern ini, pada dasarnya dalam Al-Qur\u2019an sudah diberitakan sebelumnya, jauh sebelum kesimpulan tersebut ditemukan para ahli fisika. Semua itu merupakan bukti kebenaran Al-Qur\u2019an sebagai wahyu Allah SWT.\u00a0 <\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 22.5pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 18.0pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Dalam Al-Qur\u2019an (Q.S.Ali-Imran:7) telah dijelaskan tentang <b>ayat-ayat Muhkamat dan ayat-ayat Mutasyabihat<\/b>. Ayat Muhkamat adalah ayat-ayat yang terang dan tegas maksudnya, serta dapat dipahami dengan mudah. Ayat Mutasyabihat adalah ayat-ayat yang mengandung pengertian dan tidak dapat ditentukan artinya secara jelas kecuali sesudah diselidiki secara mendalam. Pada ayat ini Allah SWT mengigatkan bahwa ; adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti sebagian ayat-ayat mutasyabihat untuk menimbulkan fitnah,\u00a0 tetapi orang-orang yang beriman\u00a0 akan mengambil pelajaran dari padanya dengan menggunakan akalnya. <b>Insyaallah dengan memahami keteraturan alam semesta dengan fisika, kita dapat melihat sebagian tanda-tanda kebesaran Allah SWT. <\/b><\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 36.0pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 14.4pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Dengan karunia akal, manusia sangatlah dianjurkan untuk mempelajari alam semesta. Perintah mempelajari alam semesta dan\u00a0 berzikir mengingat kepada Allah SWT, dapat dilihat dalam Al-Qur\u2019an surat Ali-Imran. Perintah tersebut dituliskan dengan nomor ayat yang berurutan. Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa manusia diperintahkan untuk mempelajari<b> <\/b>langit dan bumi <b>(Q.S.Ali-Imran:190)<\/b>, selanjutnya juga\u00a0\u00a0 dianjurkan untuk selalu <b>\u00a0<\/b>mengingat Allah SWT, baik sambil duduk, berdiri dan berbaring <b>(Q.S.Ali-Imran:191).<\/b> Jadi zikir dalam arti yang lebih luas, disamping membaca bacaan tauhid, juga mengetahui\u00a0 penciptaan alam semesta oleh Allah SWT. Dengan fisika, manusia dapat mempelajari\u00a0 dimensi dan keteraturan alam yang telah ditetapkan-Nya. <\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 36.0pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 13.5pt;\"><b><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Fisika dinamakan ilmu \u201cthobi\u2019ah\u201d (watak)\u00a0 yang mempelajari keteraturan alam<\/span><\/b><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">. <\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Fisika dikembangkan berdasarkan\u00a0 fakta dan data empiris. Begitu banyaknya pelajaran serta hikmah yang dapat diambil dari Al-Qur\u2019an,\u00a0 khusus tentang alam semesta dapat dipelajari dengan fisika. Yang perlu diingat bahwa mengartikan dan mentafsirkan Al-Qur\u2019an itu hanya milik Ulama-ulama Islam. Sebagai orang saintis tentulah tidak memiliki hak untuk mengartikan atau mentafsirkan Al-Qur\u2019an. Memang fisika sebagai ilmu sains tidak ada memiliki kemampuan tentang itu. Untuk itulah dalam mempelajari ayat-ayat Al-Quran ini, kita berpedoman kepada terjemahan dan tafsir Al-Qur\u2019an oleh Ulama-ulama Islam. <\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 36.0pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 13.5pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Di dalam Al-Qur\u2019an cukup banyak dijelaskan tentang dimensi fisika (benda, ruang, waktu dan dinamika alam ) bahkan ada yang dituliskan dengan nama surat. Nama-nama surat dan nomor surat itu antara lain:\u00a0 Al-Syam<b> <\/b>(matahari) Q.S:91, Al-Layl<b> <\/b>(malam).Q.S:92, Al-Falaq<b> <\/b>(waktu subuh) Q.S:113, Al-Fajr<b> <\/b>(fajar) Q.S:89, Al-Isra<b> <\/b>(mempejalankan) Q.S:17, Al-Ma\u201drij<b> <\/b>(tempat-tempat naik) Q.S:70, Al-Dhuha<b> <\/b>(waktu pagi) Q.S:93, Al-Qamar<b> <\/b>(bulan) Q.S:54, Al-Qadr<b> <\/b>(Malam Qadr) Q.S:97, Al-Buruj<b> <\/b>(gugus bintang).Q.S:85, Al-Najm<b> <\/b>(bintang).Q.S:53, Al-Thariq<b> <\/b>(yang datang malam hari).Q.S:86, Al-Dhukhan<b> <\/b>(kabut).Q.S:44, Al-Waqiah<b> <\/b>(hari kiamat).Q.S:75, Al-Qoriah(hari kiamat).Q.S:101, Al-Takwir(menggulung).Q.S:81, An-Nur<b> <\/b>(cahaya).Q.S:24, Al-Rad<b> <\/b>(Guruh).Q.S:13, Al-Zalzalah<b> <\/b>(kegoncangan).Q.S:99, Al-Infithar(terbelah).Q.S:82, Al-Insyiqaq<b> <\/b>(terbelah).Q.S:84, , Al-Hijr<b> <\/b>(batu gunung).Q.S:15, Al-Kahfi<b> <\/b>(gua).Q.S:18.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 36.0pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 14.4pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Pembahasan fisika tentang keteraturan alam semesta itu dapat diungkapkan melalui hukum-hukum empiris fisika. Hukum empiris fisika itu berusaha mengungkap fakta alam dengan menggambarkan keteraturan sistem\u00a0 yang telah ditetapkan oleh Allah SWT. Makna zikir dalam membaca bacaan tauhid (zikrullah) bagi seorang fisikawan\u00a0 seharusnya lebih mendalam artinya. Hal ini disebabkan karena disamping mengetahui bacaan zikir, juga mengetahui betapa Maha Kuasa dan Maha Agung Allah SWT dengan\u00a0 keteraturan alam semesta yang diciptakanNya. Hal tersebut juga telah diisyaratkan dalam Al-Qur\u2019an (Q.S.Ali-Imran :190-191) agar manusia menggunakan akal pemikirannya untuk mempelajari alam (langit dan bumi).<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 36.0pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 14.4pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0<\/span><\/p>\n<table class=\"MsoTableGrid\" style=\"margin-left: 18.9pt; border-collapse: collapse; border: none;\" border=\"1\" cellspacing=\"0\" cellpadding=\"0\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"width: 443.25pt; border: solid black 1.0pt; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;\" valign=\"top\" width=\"591\">\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;\"><b><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0<\/span><\/b><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: normal;\"><b><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, pergantian malam dan siang, terdapat <span style=\"text-decoration: underline;\">tanda-tanda kebesaran Allah bagi orang-orang yang berfikir<\/span> <\/span><\/b><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">(Q.S.Ali-Imran:190)<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: normal;\"><b><span style=\"text-decoration: underline;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring<\/span><\/span><\/b><b><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\"> dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi, (seraya berkata);\u201d ya tuhan kami tidaklah engkau menciptakan semua ini sia-sia, maha suci engkau\u00a0 dan lindungilah kami dari azab neraka<\/span><\/b><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">. (Q.S.Ali-Imran:191)<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0<\/span><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 36.0pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 14.4pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 36.0pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 14.4pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Adanya suatu temuan ilmiah fisika yang disimpulkan, hal tersebut dapat dipandang sebagai bukti-bukti kebesaran Allah SWT bagi manusia yang beriman dan bertaqwa.\u00a0 Keberadaan Al-Qur\u2019an itu sebagai kitab suci yang berisi wahyu-wahyu Allah SWT merupakan suatu rahmat yang\u00a0 amat istimewa dan\u00a0 mulia. Islam mengajarkan keselamatan\u00a0 hidup manusia di dunia dan di akhirat. <b>Mempelajari alam semesta itu sebagai bagian dari usaha untuk melihat tanda-tanda kebesaran Allah SWT bagi orang-orang yang berfikir<\/b>. Hal tersebut sudah sering diberitahukan dalam Al-Qur\u2019an seperti : (Q.S.Ali-Imran:190), (Q.S.Al-Jasiyah:3,4,5,13,23), (Q.S.Al-Qamar:40,51), (Q.S.Al-Baqarah:164), (Q.S.As-Sajdah:26,27), (Q.S.Yasin:62,68), (Q.S.As-Saffat:138), (Q.S.Az-Zumar:21,27,42,52), (Q.S.Sad:29), (Q.S.Fussilat:10), (Q.S.Al-Waqiah:62), (Q.S.Al-Hadid:17), (Q.S.Al-Hasyr:21), (Q.S.Al-Mulk:3), (Q.S.Al-Haqqah:43,48), (Q.S.Ar-Rad:2), (Q.S.A\u201draf:52,57,130), (Q.S.Al-Al-Hijr:16), (Q.S.AL-Alaq:1), (Q.S.Al-Maidah:58), (Q.S.Al-An\u201dam:97,98), (Q.S.Al-Anfal:27), (Q.S.Yunus:3,5,6), (Q.S.Hud:51), (Q.S.Yusuf:3), (Q.S.An-Nahl:11,12,13,69). <b>Ayat-ayat diatas merupakan petunjuk bagi manusia untuk mempelajari alam\u00a0 beserta keteraturan yang berlaku padanya<\/b>. Fisika\u00a0 salah satu instrumen untuk melihat bukti-bukti keteraturan tersebut.<\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\"> Berdasarkan ayat-ayat diatas, kita diajak untuk <b>mengIslamkan sains dan bukan untuk\u00a0 mensainskan\u00a0 Islam<\/b>. Jadi\u00a0 filsafat ilmu pengetahuan dapat dijadikan pendukung untuk mempelajari\u00a0 filsafat Islam yang bersumber kepada Al-Qur\u2019an dan Hadits.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 31.5pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 13.5pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Fisika memiliki peran yang cukup strategis dalam mempelajari makna ayat-ayat mutasyabihat tentang alam semesta (syahadah\/nyata) dalam Al-Qur\u2019an. Peran tersebut digunakan untuk memahami makna fisik yang lebih luas lagi dari beberapa kata-kata pada terjemahan Al-Qur\u2019an. Kata-kata tersebut seperti <b>siang, malam, pergerakan, kencangnya, garis edar, perjalanan waktu, batas waktu, cahaya, bersinar, kilat, petir,\u00a0 angin, hujan, terbang, beterbangan, yang berat, kegoncangan, bintang, gugus bintang, dan sebagainya<\/b>. Semua makna kata tersebut dapat\u00a0 dipelajari dengan fisika. <\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 36.0pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 14.4pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Pada buku ini penulis mencoba\u00a0 mendeskripsikan tentang temuan ahli fisika yang ada hubungannya dengan ayat-ayat Al-Qur\u2019an. Teori-teori dan kesimpulan fisika tersebut dapat dijadikan pengetahuan\u00a0 bagi mahasiswa dan masyarakat luas terutama ummat Islam. Pengetahuan fisika tentang watak alam itu dapat dijadikan instrument untuk melihat kebesaran Allah SWT\u00a0 pada penciptaan alam semesta, sebagaimana yang tersebut di dalam Al-Qur\u2019an. Pada bagian lain dapat dilihat bahwa fisika dengan metodologi dan instrumennya dapat membuka rahasia alam yang selama ini tidak diketahui. Semakin teliti dan semakin akurat instrument yang dipakai oleh ahli fisika maka semakin jelas watak dan keteraturan alam semesta tersebut bagi manusia. <b>Jadi<\/b> <b>melalui Fisika, kita berusaha untuk membaca watak dan rahasia keteraturan alam yang ada pada bumi, bulan, planet-planet, matahari, bintang, gugus bintang, galaksi dan sebagainya.<\/b><\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 22.5pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 22.5pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Oleh karena <b>fisika itu termasuk ilmu thobi\u2019ah<\/b> yang mengkaji tentang watak keteraturan alam semesta, maka pada fisika itu dibutuhkan dimensi dan pengukuran. Ilmu Fisika pada dasarnya berusaha untuk mengungkapkan sifat dan kelakuan alam di sekitar kita ini pada kondisi-kondisi tertentu. Kondisi alam ini secara fisika dapat dipandang sebagai dimensi ruang, waktu, materi dan energi.<b><i> <\/i><\/b>Fisika merupakan ilmu alamiah dengan segala metode ilmiahnya berusaha\u00a0 mengungkapkan, merumuskan, memperhitungkan, menyimpulkan segala dimensi (ukuran\/satuan) alam semesta. <b>Sesungguhnya Allah SWT\u00a0 menciptakan segala sesuatu dengan ukurannya. Menciptakan dan menyempurnakan penciptaan-Nya, menentukan kadar (keteraturan) masing-masingnya<\/b>. Fisika sebagai salah satu ilmu sains mencoba mempelajari dan membaca ukuran dan keteraturan yang telah ditentukan tersebut. Bahasa dalam mengungkap ukuran dan keteraturan tersebut dalam fisika dinamakan rumus empiris fisika. <\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 22.5pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 22.5pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Di awal pembahasan ini tentang deskripsi fisika pada alam semesta akan diuraian mekanika alam semesta tentang mekanisme awal mulanya terbentuk, yang masih terjadi saat ini,\u00a0 bagaimana nanti berakhirnya\u00a0 (saat hari kiamat). Dalam Al-Qur\u2019an Allah SWT telah menjelaskan melalui firmanNya : <span style=\"text-decoration: underline;\">awal mulanya terbentuk<\/span> <\/span><span lang=\"IN\" style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">(Q<\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">.<\/span><span lang=\"IN\" style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">S.<\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Al-Anbiyaa<\/span><span lang=\"IN\" style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">: 30)<\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\"> dan <\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0<span style=\"text-decoration: underline;\">yang masih terjadi saat ini<\/span> <\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">(Q.S.Az-Zariyat:47), (Q.S.An-Naziat: 28) <\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">dan <span style=\"text-decoration: underline;\">mekanisme yang terjadi saat-saat menjelang hari kiamat<\/span> <\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">(Q.S. Al-Qoriah:1-5), (Q.S.Al-Muzzammil:14), (Q.S.Az-Zalzalah:1-2), (Q.S.Al-Insyiqaq:3-4), (Q.S.Al-Waqiah:4-6), (Q.S.Al-Hajj:1-7), (Q.S.Al-Furqan:11), (Q.S.Al-Ahzab:33). <\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 22.5pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 22.5pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Penjelasan\u00a0 Al-Qur\u2019an tentang awal kejadian, proses yang terjadi saat ini, dan mekanisne yang akan terjadi nantinya saat-saat akan kiamat, juga sama dengan apa yang telah\u00a0 dijelaskan tentang awal kejadian manusia: (Q.S.Al-Alaq:1-5), (Q.S.Al-Insan:1-4), (Q.S.Al-Qiyamah:36-40), (Al-Mursalat:20-23),\u00a0 dan bagaimana keadaan menjelang akhir kehidupan manusia saat sakratul maut: (Q.S.Al-Qiyamah:26-35). Akan tetapi ilmu Pengetahuan sains tidak dapat menjelaskan kehidupan sesudah mati (kehidupan di hari pembalasan) termasuk fisika dan ilmu pengetahuan lainnya. Jangankan kehidupan sesudah mati sedangkan waktu kematian, manusia tidak memiliki ilmu tentang itu. Hanya Allah swt yang mengetahui dan memiliki haq tentang roh (nyawa) tersebut dan\u00a0 <b>itulah sebagian hikmah diturunkan Al-Qur\u2019an oleh Allah SWT kepada manusia sebagai petunjuk<\/b>.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 36.0pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 14.4pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Dalam sejarah perkembangan Fisika, tentang alam semesta : Newton (1642-1727) menjelaskan konsep Gaya dalam Hukum Gravitasi dan Gerak. Albert Einstein (1879-1955) dengan teori Relativitasnya dan teori pergeseran merah gravitasi kemudian Stephen William Hawking,\u00a0 (1942-2011), beliau dikenal sebagai ahli fisika terutama sekali karena teori-teorinya mengenai teori kosmologi dan konsep gravitasi alam semesta, keruntuhan gravitasi. Keteraturan alam semesta akan berakhir ditandai dengan hilangnya gravitasi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 14.2pt;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Apabila disimak sejarah Newton, dia seorang dosen perguruan tinggi di Cambridge University London Inggris. Bagi seorang dosen sudah jelas bagi kita, bahwa mereka dalam mengembangkan ilmu pengetahuan seperti ilmu Fisika adalah melalui penelitian, rujukan teori, sumber buku dan <b>sumber bacaan yang sudah ada sebelumnya.<\/b> Disamping belajar melalui eksperimen dengan metode ilmiahnya Newton juga menggunakan buku rujukan serta sumber bacaan lainnya yang berhubungan dengan pokok permasalahan yang dikembangkan yaitu gravitasi. Sumber bacaan dan ilmu dari siapakah, Newton mengembangkan teori gravitasi.?. <b>Apapun bacaan dan sumber ilmunya Newton, yang penting bagi kita untuk dianalisa bahwa sebelum adanya Newton, Islam telah berkembang sampai ke eropa.<\/b> Walaupun Newton bukanlah seorang muslim, akan tetapi bukanlah mustahil Newton juga\u00a0 mempelajari sumber ilmu dari <b>ilmuwan Muslim seperti Al-Biruni dan Al-Kazini<\/b>. Siapakah Al-Biruni dan Al-Kazini itu..?, dibuku ini juga akan penulis uraikan secara singkat tentang kedua ilmuwan muslim tersebut.<\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 14.2pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Cerita rekayasa tentang apel jatuh hampir semua dari kita pernah mendengarnya, bahkan sampai sekarang umumnya masyarakat fisika masih menyakini hal tersebut. Cerita gravitasi tersebut tentu turut menyumbang dugaan \u00a0bahwa penemuan hukum gravitasi seolah-olah adalah Newton. Seakan-akan sesaat sebelum apel tersebut jatuh, fenomena dan analisa gravitasi belum ada. Jika dianalisa kembali ternyata <b>cerita apel jatuh tersebut adalah cerita fiktif<\/b> <b>yang direkayasa oleh <i>Voltaire<\/i> pada abad ke 18 <\/b>(artinya selisih waktunya lebih 1000 tahun setelah turunnya Al-Qur\u2019an kepada Rasulullah Muhammad SAW)<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 14.2pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Newton tidak penemu dan menemukan teori gravitasi. <b>Teori dan konsep gravitasi telah dijelaskan sebelumnya oleh ilmuwan muslim Al-Biruni dan juga oleh ilmuwan muslim Al-Kazimi<\/b>. Jadi teori dan hukum gravitasi oleh Newton yang dikenal dunia ilmu pengetahuan sekarang, bersumber pada ide dan gagasan ilmuwan muslim sebelumnya yaitu Al-Kazimi dan Al-Biruni. Ilmuwan muslim tersebut belajar gravitasi, terinspirasi oleh ayat-ayat Al-Qur\u2019an (wahyu Allah SWT yang diturunkan kepada Rasulullah Muhammad SAW).<b> Al-Kazini dan Al-Biruni disamping belajar ilmu sains juga belajar Al-Qur\u2019an.<\/b>\u00a0 Sungguh\u00a0 Al-Qur\u2019an itu merupakan petunjuk bagi manusia untuk mengembangkan ilmu pengetahuan serta pedoman hidup di dunia maupun di akhirat.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 14.2pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Perlu diingat bahwa populeritas Newton tentang gravitasi tersebut juga tak lepas dari peran sistem media dan jurnalis ilmu pengetahuan yang didominasi oleh barat (non Muslim). Disamping hal tersebut juga kesepakatan ilmuwan Fisika saat itu yang umumnya dan semuanya bukan Islam, memberikan kesetaraan gaya kepadanya satuan gaya dengan Newton (N) atau setara dengan Kg m\/s<sup>2<\/sup>. Jadi putuslah dan hilanglah sumbangan pemikiran dan ilmu yang telah diberikan oleh ilmuwan-ilmuwan muslim yang ada sebelumnya kepada dunia ilmu pengetahuan ( Barat\u00a0 menjadi bloker ilmu pengetahuan dan terjadilah penistaan ilmu serta pemikiran cemerlang dari ilmuwan muslim oleh mereka kaum Musyrik)<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 14.2pt;\"><b><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Ide dan gagasan ilmuwan muslim tentang gravitasi seolah-olah terhapus oleh dominasi barat dalam dokrin ilmu pengetahuan.<\/span><\/b><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\"> Dokrin barat tersebutlah sampai sekarang menjadi persepsi dunia pendidikan dan ilmu pengetahuan. Salah satu bukti nyatanya adalah\u00a0 <b>cerita fiktif serta rekayasa tentang cerita apel jatuh <\/b>yang dikarang oleh <i>Voltaire<\/i> masih banyak tampil pada buku-buku pelajaran sekolah. Inilah yang perlu kita koreksi dan kita perbaiki.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 36.0pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 14.4pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Yang sangat penting untuk direnungkan bahwa kita mempelajari fisika jangan hanya terbatas pada analisa fakta fisiknya saja, akan tetapi perlu dipahami juga apa hikmah dibalik fakta itu semua.<\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0 <\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Al-Qur&#8217;an adalah firman Allah SWT yang di dalamnya terkandung banyak sekali sisi keajaiban yang membuktikan fakta-fakta yang ada di alam semesta. <b>Fakta bahwa sejumlah kebenaran ilmiah yang hanya mampu kita ungkap dengan teknologi\u00a0 abad sekarang\u00a0 ternyata telah dinyatakan Al-Qur&#8217;an hampir sekitar 1500 tahun lalu<\/b>. Al-Qur&#8217;an itu tidak ada keraguan lagi padanya dan merupakan petunjuk bagi orang yang bertagwa sekaligus sumber ilmu pengetahuan bagi manusia. <\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 36.0pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 14.4pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0<\/span><\/p>\n<table class=\"MsoTableGrid\" style=\"margin-left: 23.4pt; border-collapse: collapse; border: none;\" border=\"1\" cellspacing=\"0\" cellpadding=\"0\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"width: 438.75pt; border: solid black 1.0pt; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;\" valign=\"top\" width=\"585\">\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; line-height: 150%;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: normal;\"><b><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Hari Kiamat, Apa itu hari Kiamat, Tahukah kamu Kiamat itu,\u00a0 Pada hari kiamat itu manusia\u00a0 seperti <span style=\"text-decoration: underline;\">anai-anai terbang<\/span>, Dan saat kiamat itu <span style=\"text-decoration: underline;\">gunung-gunung seperti kapas beterbangan<\/span> <\/span><\/b><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">(Q.S. Al-Qoriah:1-5)<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: normal;\"><b><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Ingatlah pada hari ketika, bumi dan gunung-gunung berguncang keras dan jadilah <span style=\"text-decoration: underline;\">gunung-gunung itu seperti pasir bertaburan<\/span>. <\/span><\/b><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">(Q.S.Al-Muzzammil:14)<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: normal;\"><b><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Apabila bumi diguncang dengan guncangan yang dahsyat dan <span style=\"text-decoration: underline;\">bumi mengeluarkan beban-bebanya yang berat (yang dikandungnya).<\/span> <\/span><\/b><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">(Q.S.Az-Zalzalah:1-2)<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: normal;\"><b><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">dan apabila bumi diratakan dan <span style=\"text-decoration: underline;\">memuntahkan (mengeluarkan) apa yang ada di dalamnya dan menjadi kosong.<\/span> <\/span><\/b><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">(Q.S.Al-Insyiqaq:3-4)<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: normal;\"><b><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Apabila bumi di guncang sedahsyat-dahsyatnyanya, dan gunung dihancurkan, <span style=\"text-decoration: underline;\">maka jadilah ia seperti debu yang berterbangan<\/span>. <\/span><\/b><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">(Q.S.Al-Waqiah:4-6):<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; line-height: 150%;\"><b><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0<\/span><\/b><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 36.0pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 18.0pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Beberapa fakta ilmiah yang diungkapkan oleh beberapa ahli fisika tentang alam semesta dan isinya yang terungkap dan ternyata sudah disampaikan dalam Al-Qur\u2019an jauh sebelum manusia menyimpulkannya. Berdasarkan teori gravitasi tentang alam semesta oleh <\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Stephen Hawking (2011) dengan teori black hole yang menjelaskan kesimpulan bahwa keteraturan alam semesta ini\u00a0 berhubungan dengan\u00a0 gravitasi.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 22.5pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 18.0pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Manusia dapat duduk, berdiri, berjalan karena ada gaya gravitasi. Mobil\u00a0 diam dan\u00a0 melaju tetapi masih diatas jalan karena gaya gravitasi. Rumah, gedung tetap berdiri karena gaya gravitasi. Kapal berlayar dilautan karena gaya gravitasi. Gunung-gunung menancap di kulit bumi karena gaya gravitasi, bahkan magma gunungapi masih di dalam perut bumi karena gaya gravitasi dan sebagian ada yang keluar karena adanya tekanan yang melawan\u00a0 gaya gravitasi\u00a0 dalam bumi. Jika gravitasi hilang maka dipahami bahwa semua keadaan diatas tidak akan terjadi lagi, dan terjadilah\u00a0 manusia, kendaraan, rumah, gunung\u00a0 akan lepas dari\u00a0 bumi dan berterbangan.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 22.5pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 18.0pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Dalam ayat Al-Qur\u2019an (Q.S.Al-Qoriah:1-5) di jelaskan bahwa <b>pada hari Kiamat itu manusia dan Gunung berterbangan,<\/b> dan ini berarti bahwa <b>saat kiamat itu gravitasi pada alam semesta hilang<\/b>. Pada hal jika kita analisa bahwa konsep terbang, berhamburan, bumi mengeluarkan isinya yang berat, pada saat Al-Qur\u2019an diturunkan, tentulah tidak sesuai dengan rasional kehancuran saat itu. Logika kehancuran atau kiamat mungkin dianalogikan oleh manusia saat itu dengan semisalnya; banjir besar manusia tengelam pada kaum Nabi Nuh (Q.S.Al-Qamar:9-17), Angin kencang dan topan pada kaum Ad (Q.S.Asy-Syu\u201dara:123-140 dan Al-Haqqah:1-7), Gempa bumi dan hujan batu pada kaum Nabi Luth,Q.S.Al-A\u201draaf:80-84), Gempa bumi dasyat dan halilintar pada kaum Tsamud (Q.S. Asy-Syu\u201dara:155-159 dan Al-Haqqah:1-7). <\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 22.5pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 18.0pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Rasional manusia tentang kehancuran ; banjir, hujan batu\u00a0 dan gempa dasyat dimana bangunan runtuh kebawah, pohon tumbang, tanah rengkah seperti rasional gempa saat ini. Tetapi berita kehancuran (kiamat) di jelaskan oleh Nabi Muhammad saw dalam Al-Qur\u2019an, diluar rasional dan diluar logika manusia saat itu. Berita kiamat tersebut adalah manusia seperti anai-anai <b>terbang<\/b>, gunung-gunung seperti kapas <b>berterbangan<\/b>, Bumi mengeluarkan <b>isinya yang berat<\/b> dan menjadi kosong. Semua peristiwa tersebut dalam fisika ada kaitannya dengan Gravitasi. Allah SWT menjelaskan dalam firmanNya keadaan manusia, gunung-gunung ketika hari kiamat. Hal tesebutlah sesuai dengan yang diungkapkan oleh pakar fisika saat ini, dimana gambaran disaat hari kiamat itu gravitasi hilang. Tetapi yang perlu diingat bahwa manusia tidak memiliki ilmu tentang kapan terjadinya hari kiamat..!!!. yang jelas pasti terjadi<b>. <\/b>Allah swt telah memastikan terjadinya kiamat itu di dalam Al-Qur\u2019an\u00a0 <b>\u201cSesungguhnya hari kiamat pasti akan datang, tidak ada keraguan tentang kiamat itu, akan tetapi kebanyakan manusia tidak beriman\u201d<\/b>( Q.S.Al-Mu\u2019min:59).<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 22.5pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 18.0pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Adanya sebagian<b> <\/b>manusia yang mengatakan bahwa kiamat itu terjadi pada hari dan tanggal ini dan itu, hal tersebut merupakan <span style=\"text-decoration: underline;\">tanda-tanda pada diri mereka itu kekafiran<\/span>. Kita sebagai muslim tidak perlu terpengaruh, karena yang demikian itu merupakan ujian keimanan bagi kita, <span style=\"text-decoration: underline;\">yang pasti hanya Allah swt yang Maha Mengetahui kapan terjadinya.<\/span><\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 31.5pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 18.0pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Jadi jelaslah bahwa peristiwa kiamat itu bukanlah akal-akalan dari nabi Muhammad SAW, tetapi merupakan bukti nyata bagi manusia bahwa Al-Qur\u2019an itu adalah benar wahyu dari Allah Yang maha Pencipta. <b>Semakin dipelajari alam semesta ini dengan ilmu pengetahuan, maka akan semakin jelas oleh manusia bahwa Al-Qur\u2019an itu sungguh benar<\/b>. Al-Qur\u2019an itu akan nyata sekali merupakan wahyu Allah Yang Maha Pencipta. Al-Qur\u2019an itu sungguh kitab suci yang memiliki mukjizat serta keistimewaan yang sangat luar biasa dan diturunkan oleh Allah SWT melalui Nabi Muhammad SAW. <\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 31.5pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 18.0pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Sedangkan untuk rasional berfikir manusia tentang gravitasi yang menggambarkan manusia dan gunung-gunung berterbangan itu baru didapatkan kesimpulan setelah manusia belajar gravitasi selama lebih kurang sekitar 300 tahun lamanya. Selama waktu tersebut dimulai dari perumusan konsep gravitasi umum oleh Newton sekitar tahun 1687 melalui bukunya <i>Principia dan <\/i>konsep pergeseran merah gravitasi (<i>kelengkungan ruang dan waktu<\/i>) oleh Albert Einstein tahun 1905 serta \u00a0konsep keruntuhan gravitasi dan black hole (<i>Dark energy<\/i>) oleh Stephen hawking melalui bukunya <i>Grand of Design<\/i>, penerima Nobel fisika\u00a0 <\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">tahun 2011<\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">. Sehingga amat jelas bagi kita bahwa gambaran mekanisme hari kiamat itu, sangatlah analog\u00a0 dengan apa yang telah disimpulkannya<\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\"> : <b>\u201cbahwa keteraturan alam semesta ini akan berakhir ditandai dengan hilangnya gravitasi.\u201d<\/b><\/span><\/p>\n<table cellspacing=\"0\" cellpadding=\"0\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"border: .75pt solid black; vertical-align: top; background: white;\" bgcolor=\"white\" width=\"122\" height=\"121\">\n<table width=\"691\" cellspacing=\"0\" cellpadding=\"0\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\">\n<p style=\"text-align: left;\"><strong><span style=\"font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Secara rasional fisika dapat dimengerti bahwa peristiwa manusia dan gunung berterbangan, bumi mengeluarkan isinya yang berat\u00a0 saat hari kiamat (hari kehancuran alam semesta) ternyata <\/span><\/strong><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\"><strong><span style=\"font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">berhubungan dengan <em>analisa gravitasi&#8230;&#8230;&#8230;.<\/em> <\/span><\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\"><strong><span style=\"font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Kesimpulan ahli fisika dunia ( S.W.Hawking,2011) ; &#8221; Keteraturan alam semesta berakhir jika gravitasi hilang &#8220;.<\/span> Fenomena gravitasi alam semesta yang ditemukan ahli fisika dunia saat ini, jika dipahami maknanya ternyata sudah dijelaskan fenomenanya saat Al-Qur\u2019an diturunkan yaitu <em>hampir 1500 tahun yang lalu&#8230;&#8230;&#8230;<\/em> <\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\"><strong>Jadi sebelum manusia berfikir tentang gravitasi ,\u00a0 <em>Allah SWT telah memberitakan gravitasi itu<\/em> kepada manusia dalam Al-Qur\u2019an melalui wahyu kepada Nabi Muhammad SAW.<\/strong> <\/span><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; line-height: normal; margin: 0cm 0cm .0001pt 120.5pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 18.0pt;\"><b><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Jadi Nabi Muhammad SAW merupakan orang yang pertama memperkenalkan fenomena gravitasi itu kepada manusia melalui Wahyu Allah dalam Al-Qur\u2019an<\/span><\/b><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">. Allah SWT telah memberitahukan manusia tentang gravitasi\u00a0 dengan mekanisme saat kiamat adalah dengan gambaran bahwa manusia dan gunung-gunung berterbangan .<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 31.5pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 18.0pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Kebanyakan kita mempelajari alam semesta, tidak menyebut dan beritikad dengan nama Allah SWT yaitu tuhan yang menciptakan. Manusia lebih banyak mengagungkan dirinya melalui pemikiran manusia itu sendiri dari pada pengakuan akan keagungan dan kekuasaan Allah SWT. Liberalisasi diri pada manusia ini dapat memunculkan kesombongan dan keangkuhan manusia terhadap yang Maha Pencipta. Sadar atau tidak, manusia itu adalah makluk Allah SWT. Manusia menjalani kehidupan sebagai khalifah\u00a0 di bumi akan mendapatkan petunjuk dari Allah SWT melalui Al-Qur\u2019an (Q.S.Al-Baqarah:30). <\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 31.5pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 18.0pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Sudah ratusan tahun manusia mengembangkan ilmu pengetahuan\u00a0 tentang gravitasi dan telah ribuan tahun pula, Allah SWT mewahyukan isyarat gravitasi itu melalui Nabi Muhammad SAW dalam Al-Qur\u2019an dan kenapa kita selama ini belum mengambil hikmah dari hal tersebut..?. Hal ini kemungkinan sekali karena kita belajar fisika itu terpisah dengan Islam dan Al-Qur\u2019an. Terkadang kita sebagai manusia sudah begitu sombong dengan ilmu pengetahuan sehingga mengesampingkan Allah SWT sebagai yang Maha Pencipta.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 13.5pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Beliau Rasulullah Muhammad SAW melalui wahyu Allah SWT, telah menjelaskan analisa dari gravitasi dalam Al-Qur\u2019an yaitu : <\/span><b><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">manusia\u00a0 seperti anai-anai terbang, gunung-gunung seperti kapas beterbangan<\/span><\/b><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\"> (Q.S. Al-Qoriah:1-5), <b>gunung-gunung itu seperti pasir bertaburan<\/b> (Q.S.Al-Muzzammil:14), <b>bumi mengeluarkan beban-bebanya yang berat (yang dikandungnya) <\/b>(Q.S.Az-Zalzalah:1-2), <b>bumi memuntahkan (mengeluarkan) apa yang ada di dalamnya dan menjadi kosong. <\/b>(Q.S.Al-Insyiqaq:3-4), <b>gunung dihancurkan, maka jadilah ia seperti debu yang berterbangan.<\/b> (Q.S.Al-Waqiah:4-6).<\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 13.5pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 \u00a0<\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0<\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Nabi Muhammad SAW menerima wahyu Allah SWT dalam Al-Qur\u2019an, dengan beberapa ayat di dalamnya ;\u00a0 <\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">(Q.S. Al-Qoriah:1-5), (Q.S.Al-Muzzammil:14), (Q.S.Az-Zalzalah:1-2), (Q.S.Al-Insyiqaq:3-4), (Q.S.Al-Waqiah:4-6) <\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">yang mengandung makna gravitasi. Sehingga Al-Qur\u2019an sebagai wahyu Allah SWT dan kitab suci agama Islam, dijadikan sumber dan dasar dalam mempelajari ilmu pengetahuan oleh ilmuwan muslim, karena memang salah satu hikmah dari Al-Qur\u2019an itu adalah sumber ilmu bagi manusia. <\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 13.5pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Perluasan dan kemajuan ilmu pengetahuan pada abad ke 7 M sampai abad ke 12 M, banyak Ilmuwan muslim \u00a0mengembangkan ilmu pengetahuan dengan pengamatan alam berdasarkan inspirasi dari ayat-ayat Al-Qur\u2019an. Islam sangat \u00a0mendorong dan menyuruh umatnya untuk mempelajari ilmu alam (sains) termasuk ilmu Fisika. Oleh karena dalam melaksanakan ibadah, umat Islam perlu dengan ilmu seperti ; <b>ilmu menentukan waktu sholat, ilmu menentukan arah kiblat, ilmu menentukan awal puasa, hari raya, ilmu menentukan waktu wukuf di arafah, ilmu tentang pergantian bulan, tahun dan sebagainya<\/b>. <\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 13.5pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Dengan kesholehan dan kejeniusan ilmuwan-ilmuwan muslim saat itu, khususnya ilmuwan yang mempelajari tentang pembahasan gravitasi seperti; <b>Al-kindi<\/b> (801 M \u2013 873 M), maka beliau menuliskan banyak karya dalam bidang goemetri , <b>astronomi (fenomena gravitasi)<\/b>,\u00a0 aritmatika, (yang dibangunnya dari berbagai prinsip aritmatis) dan\u00a0 fisika. Al-Kindi dikenal sebagai penggagas sistem fenomena gravitasi dan teori relativitas. <\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 13.5pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Selanjutnya ilmuwan muslim <strong>Al -Biruni (973 M \u2013 1048 M) , dengan \u00a0kesholehan<\/strong> dan kecerdasan Al-Biruni merangsang dirinya mendalami sekitar ilmu astronomi. Al-Biruni dikenal sebagai <b>p<\/b><\/span><b><span lang=\"IN\" style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">enemu <\/span><\/b><b><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">konsep g<\/span><\/b><b><span lang=\"IN\" style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">aya <\/span><\/b><b><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">g<\/span><\/b><b><span lang=\"IN\" style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">ravitasi<\/span><\/b><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">, ia misalnya memberikan perhatian yang besar terhadap kemungkinan gerak bumi mengitari matahari (heliosentris). Namun ia berpendapat, seperti pernah ia sampaikan dalam suratnya kepada Ibnu Sina, <b>bahwa gerak eliptis lebih mungkin daripada gerak melingkar pada planet<\/b>. Al-Biruni konsisten mempertahankan pendapatnya tersebut, dan ternyata di kemudian hari terbukti kebenarannya menurut ilmu astronomi modern<b>. <\/b><\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 13.5pt;\"><b><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/b><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Setelah digagasnya konsep gaya gravitasi oleh Al-Biruni maka konsep tersebut dikembangkan dan dilanjutkan lagi oleh<b> AL-Khazini <\/b>(1045 M \u2013 1130 M). <b>Al-Kazini<\/b> <b>adalah f<\/b><\/span><b><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">isikawan muslim terbesar sepanjang sejarah<\/span><\/b><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">.\u2019\u2019 Begitulah pengakuan Charles C Jilispe, editor Dictionary of Scientific Bibliography menjuluki saintis Muslim, Al-Khazini. Para sejarawan sains menempatkan saintis kelahiran Bizantium itu dalam posisi yang sangat terhormat. Ilmuwan Muslim yang berjaya di abad ke-12 M tepatnya (1115-1130 M) itu telah memberi kontribusi yang sangat besar bagi perkembangan sains modern, terutama dalam fisika dan astronomi. Al-Khazini merupakan saintis Muslim\u00a0 yang banyak menguasai astronomi, fisika, kimia, matematika, serta filsafat. Al-Khazini merupakan ilmuwan yang mencetuskan teori penting dalam sains. Teori penting tersebut seperti <b>metode ilmiah eksperimental dalam ilmu mekanika; energi potensial gravitasi, perbedaan daya, masa dan berat.<\/b><\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 13.5pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 \u00a0\u00a0Perlu diingat bahwa hampir 900 tahun jaraknya antara gagasan konsep gaya gravitasi dan hukum gerak oleh <\/span><b><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Al-kindi<\/span><\/b><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\"> (801 M \u2013 873 M), <strong>Al -Biruni (973 M \u2013 1048 M) <\/strong><\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">dan <\/span><b><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">AL-Khazini <\/span><\/b><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">(1045 M \u2013 1130 M)\u2026.<\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">dengan <b>Newton<\/b>. Newton (1642-1727) melanjutkan untuk menjelaskan konsep Gaya dalam Hukum Gravitasi dan Gerak. Hanya saja pada Newton penjelasan konsep gaya gravitasi tersebut dalam buku <i>principia<\/i> (1687), selanjutnya dipromosikan oleh bantuan jurnalistik dan media Barat\/Eropa. Barat sebagai bloker ilmu pengetahuan\u00a0 mengesampingkan karya ilmuwan-ilmuwan Muslim saat itu. Itulah gambaran rekayasa ilmiah dalam sejarah perkembangan ilmu pengetahuan oleh Barat.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 21.3pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Nabi Muhammad SAW menyampaikan wahyu Allah SWT tentang fenomena gravitasi saat terjadinya hari kiamat. Semua penjelasan gravitasi tersebut di atas diterima oleh Nabi Muhammad SAW di waktu Al-Qur\u2019an diturunkan oleh Allah SWT.\u00a0 Waktu turunnya Al-Qur\u2019an tersebut sampai waktu Newton menjelaskan kembali konsep dan hukum gravitasi itu dalam buku <i>principia <\/i>adalah sangat jauh sekali beda waktunya (dari abad 6 M sampai abad ke 17 M). <b>Selisih waktu dari Al-Qur\u2019an turun sampai kepada zaman Newton adalah lebih dari seribu tahun lamanya (lebih 1000 tahun).<\/b><\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 22.5pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 18.0pt;\"><b><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif'; color: black;\">\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/b><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif'; color: black;\">Apabila kita simak dengan mendalam masalah diatas berdasarkan<\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\"> teori berpikir manusia menurut taksonomi bloom ; Ingatan, Pemahaman , Aplikasi , Analisa, Sintesa, Evaluasi, dapat kita pahami bahwa Rasulullah Muhammad SAW menyampaikan wahyu Allah SWT tentang \u00a0peristiwa kiamat tersebut jika kita lihat oleh pemikiran kita manusia, sudah pada <b>\u00a0tingkat berfikir tertinggi (analisa\u2026evaluasi)<\/b>. Tingkat evaluasi maksudnya karena pada ayat-ayat Al-Qur\u2019an tersebut sudah menjelaskan \u201c jika gravitasi sudah tidak ada maka manusia dan gunung berterbangan, bumi mengeluarkan isinya yang berat, dan itulah gambaran hari akhir atau kiamat<b>. Sedangkan apabila \u00a0ditelusuri sejarahnya Rasulullah Muhammad SAW itu bukanlah pemikir sains apalagi seorang ilmuwan dan itulah bukti bahwa Al-Qur\u2019an itu benar, \u2026..Sungguh..sungguh Maha Benar Allah SWT dengan segala wahyu-Nya dalam Al-Qur\u2019an.<\/b><\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 31.5pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 18.0pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Berdasarkan perkembangan teori gravitasi tersebut maka yang sangat penting \u00a0kita pahami bahwa mempelajari fisika tidaklah terbatas pada analisa fakta fisiknya saja, akan tetapi perlu dikembangkan juga apa hikmah dibalik fakta itu semua atau makna spiritual (religious) dibalik fakta.<\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0 <\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Al-Qur&#8217;an adalah firman Allah SWT yang di dalamnya terkandung banyak sekali sisi keajaiban yang membuktikan fakta-fakta yang ada di alam semesta. Fakta bahwa sejumlah kebenaran ilmiah yang hanya mampu kita ungkap dengan teknologi\u00a0 abad sekarang\u00a0 ternyata telah dinyatakan Al-Qur&#8217;an hampir sekitar 1500 tahun lalu. Al-Qur&#8217;an itu tidak ada keraguan lagi padanya dan merupakan petunjuk bagi orang yang bertagwa sekaligus sumber ilmu pengetahuan bagi manusia.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-left: 18.0pt; text-align: justify; text-indent: 36.0pt; line-height: 150%;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Apabila kita membaca Al-Qur\u2019an, Allah SWT telah menjelaskan tentang datangnya kiamat, hari kebangkitan dan hukuman kepada siapa yang mendustainya. Sungguh hari <span style=\"text-decoration: underline;\">kiamat itu pasti datang<\/span>, tidak ada keraguan padanya dan sungguh Allah akan membangkitkan siapapun yang di dalam kubur (Q.S.Al-Hajj:7). Sesungguhnya hari <span style=\"text-decoration: underline;\">kiamat pasti akan datang<\/span>, tidak ada keraguan tentang kiamat itu, akan tetapi kebanyakan manusia tiada beriman <b>(<\/b> Q.S.Al-Mu\u2019min:59).Manusia telah diajak untuk bertaqwa kepada Allah, dan sungguh guncangan hari <span style=\"text-decoration: underline;\">kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar<\/span> (Q.S.Al-Hajj:1). Allah swt menyediakan neraka (api yang sangat besar) yang menyala-nyala bagi <span style=\"text-decoration: underline;\">siapa yang mendustakan hari kiamat<\/span>\u00a0 (Q.S.Al-Furqan:11).<\/span><\/p>\n<table class=\"MsoTableGrid\" style=\"margin-left: 23.4pt; border-collapse: collapse; border: none;\" border=\"1\" cellspacing=\"0\" cellpadding=\"0\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"width: 438.75pt; border: solid black 1.0pt; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;\" valign=\"top\" width=\"585\">\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;\"><b><span style=\"text-decoration: underline;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\"><span style=\"text-decoration: none;\">\u00a0<\/span><\/span><\/span><\/b><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: normal;\"><b><span style=\"text-decoration: underline;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">sungguh hari kiamat itu pasti datang<\/span><\/span><\/b><b><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">, tidak ada keraguan padanya dan sungguh Allah akan membangkitkan siapapun yang di dalam kubur <\/span><\/b><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">(Q.S.Al-Hajj:7)<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: normal;\"><b><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Wahai manusia, bertaqwalah kepada Tuhanmu (Allah), sungguh <span style=\"text-decoration: underline;\">guncangan hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar<\/span> <\/span><\/b><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">(Q.S.Al-Hajj:1)<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0<\/span><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; line-height: 150%;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0<\/span><\/p>\n<table class=\"MsoTableGrid\" style=\"margin-left: 23.4pt; border-collapse: collapse; border: none;\" border=\"1\" cellspacing=\"0\" cellpadding=\"0\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"width: 438.75pt; border: solid black 1.0pt; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;\" valign=\"top\" width=\"585\">\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;\"><b><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0<\/span><\/b><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: normal;\"><b><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Bahkan mereka mendustakan hari kiamat dan Kami menyediakan <span style=\"text-decoration: underline;\">neraka yang menyala-nyala bagi siapa yang mendustakan hari kiamat<\/span> <\/span><\/b><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">(Q.S.Al-Furqan:11)<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: normal;\"><b><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Manusia bertanya kepadamu (Muhammad) tentang hari kiamat, katakanlah ilmu tentang kiamat itu hanya disisi Allah, dan tahukah engkau boleh jadi <span style=\"text-decoration: underline;\">hari kiamat itu sudah dekat waktunya<\/span> <\/span><\/b><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">(Q.S.Al-Ahzab:33)<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0<\/span><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 30.6pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 14.4pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Islam adalah agama yang diwahyukan Allah SWT, dengan ajaran yang disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW yang tercantum dalam Al-Qur\u2019an dan As-Sunnah. Keberadaan Islam akan lebih terasa dan kebesaran Allah SWT akan semakin tampak nyata, apabila keIslaman dan keImanan itu didasari dengan ilmu. ilmu pengetahuan manusia itu terbatas, terbatas pada alam nyata\/syahadah apalagi ilmu sains hanya mengandalkan metode ilmiahnya. Ilmu manusia tidak mampu menguasai tentang alam gaib (gaib tentang waktu, gaib tentang kematian, gaib tentang hari akhirat, gaib tentang surga dan neraka dan sebagainya), untuk itulah manusia memerlukan keyakinan\u00a0 yang didasari dengan petunjuk Al-Qur\u2019an. Al-Qur\u2019an sebagai petunjuk bagi manusia telah menjelaskan tentang perkara yang nyata di dunia maupun tentang perkara yang gaib di akhirat.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 27.0pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 18.0pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Untuk memahami tentang\u00a0 alam akhirat, seorang saintis dan teknokrat\u00a0 perlu belajar kepada\u00a0 para Ulama Islam yang telah terbukti kesholehannya. <b>Ulama yang memiliki ilmu ibadah, ilmu tauhid, ilmu fiqih berdasarkan Al-Qur\u2019an dan As-Sunnah<\/b>. Begitu juga\u00a0 para Ulama dapat berdiskusi dengan saintis dan teknokrat jika ingin mengetahui lebih tentang ilmu alam seperti\u00a0 ; massa, materi, suhu, cahaya, listrik, magnet,\u00a0 gerak, jarak, kecepatan, getaran,\u00a0 gelombang, energi, ruang dan sebagainya. Memang manusia itu tidak ada yang sempurna dan menguasai semua ilmu. Manusia itu diciptakan Allah SWT pada kesempurnaan pembentukannya dibandingkan dengan makluk lainnya. Manusia tidaklah memiliki kesempurnaan dalam ilmunya jika dibandingkan dengan ilmu Allah SWT. <b>Tidaklah diberikan oleh Allah SWT ilmu kepada manusia kecuali sedikit sekali. <\/b><\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 27.0pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 18.0pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Sains dan ilmu pengetahuan adalah merupakan salah satu isi pokok kandungan kitab suci Al-Qur\u2019an. Bahkan kata \u2018ilm\u00a0 itu sendiri disebut dalam Al-Qur\u2019an\u00a0 cukup banyak. Allah swt telah meletakkan garis-garis besar sains dan ilmu pengetahuan dalam Al-Qur\u2019an, manusia hanya tinggal menggali, mengembangkan konsep dan teori yang sudah ada. Untuk memahami ayat-ayat Al-Qur\u2019an khususnya ayat tentang alam semesta, manusia perlu mengembangkan ilmu fisika dan ilmu lainnya\u00a0 Seperti; astronomi, matematika, kimia, biologi, kedokteran, pertanian, dan teknologi lainnya. Dengan sains dan teknologi\u00a0 manusia dapat memperbaiki peradabannya. Oleh karena ilmu sains dan teknologi tersebut berkonsepsi ilmiah\/nyata, sehingga <b>semua ilmu sains dan teknologi\u00a0 tidak dapat digunakan manusia untuk mengkaji alam akhirat dan hikmah itulah Allah SWT menurunkan Al-Qur\u2019an kepada manusia untuk menjadi petunjuk.<\/b><\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 27.0pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 18.0pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Pada saat ini yang merisaukan kita selaku muslim adalah masih banyaknya para saintis yang\u00a0 memiliki persepsi bahwa berbicara tentang Islam, seolah-olah menjadi penghambat perkembangan ilmu Pengetahuan. Bukankah perkembangan ilmu pengetahuan itu dari sejarahnya juga didorong oleh saintis Islam.? Seperti; Ali Algoritmi dan\u00a0 Aljabar ahli matematik, Al kindi ahli astronomi, Ibnu sina ahli kedokteran dan yang lainnya. <\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 27.0pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 18.0pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Fakta yang pernah penulis alami seperti; berdasarkan kepada Al-Qur\u2019an, bahwa alam semesta itu tidaklah kekal. Penulis mengemukakan bahwa <b>dalam fisika itu tidak ada hukum kekekalan, dan yang ada itu adalah hukum konservasi. Konservasi diartikan awet bukan kekal. <\/b>Hal tersebut juga dapat ditinjau dari segi etimologi bahasa, matematika, maupun secara fisika. Pada saat itu cukup banyak\u00a0 yang membantah dan menentang, Penulis berusaha menyakinkan dengan mengemukakan bahwa ditinjau dari aspek etimologi bahasa berasal dari <b><i>conservation of energy dan bukan eternal of energy<\/i><\/b><i>,<\/i> dari aspek matematika dirumuskan berdasarkan gaya konservatif dan bukan gaya kekal,\u00a0 maupun dari aspek empiris fisik benda harus terisolasi dari pengaruh gaya luar sedangkan isolasi gaya luar sangat sulit dilakukan apalagi analisanya menggunakan asumsi dan pengabaian fenomena mikro yang terjadi.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 27.0pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 18.0pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0Dalam Al-Qur\u2019an tidak ada ayat yang menyatakan bahwa di alam semesta ini berserta isinya adalah kekal, tetapi justru sebaliknya fana (tidak kekal); (Q.S.Al-Anbiyaa:8,34,35,\u00a0 Q.S.Al-A\u2019raf:185, Q.S. At-Taubah:38, Q.S.Al-Isra:76, Q.S.Al-Kahfi:59, Q.S.Al-Mukminun:15,114). Mulanya banyak yang belum menerima dengan alasan bahwa fisika itu ilmu pengetahuan, sedangkan Al-Qur\u2019an itu urusan agama. Yang menjadi permasalahan bagi kita kenapa selama ini\u00a0 fisika belum digunakan \u00a0untuk memahami ayat tentang alam semesta dalam Al-Qur\u2019an?. Ilmu fisika itu untuk kesejahteraan hidup manusia di dunia dan Al-Qur\u2019an merupakan petunjuk hidup sejahtera di dunia sekaligus juga di akhirat <\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 27.0pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 18.0pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Banyak hal yang perlu kita pelajari dan mengambil hikmah dengan fisika. Dalam kajian fisika dipelajari ilmu tentang alam semesta yang lebih dikenal dengan astrofisika. <strong>Berdasarkan pendidikan dan pengalaman yang penulis dapatkan di Pasca Sarjana Ilmu Fisika Universitas Gadjah Mada (UGM) Jokyakarta tahun 1998,\u00a0 di departemen Astrofisika Boscha Institut Teknologi\u00a0 Bandung (ITB) tahun 2003, di departemen Astrofisika Penang Universitas Sains Malaysia (USM) tahun 2011<\/strong> dan\u00a0 pengalaman sebagai pembina Olimpiade Sains Nasional bidang Fisika\/astronomi, dicermati cukup banyak kajian ilmu fisika yang berhubungan dengan\u00a0 ayat-ayat Al-Qur\u2019an. <\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 18.0pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Dalam Al-Qur\u2019an, Allah SWT telah menjelaskan tentang mekanisme kejadian alam semesta, proses yang terjadi saat ini dan mekanisme tentang berakhirnya alam semesta itu. Hasil penelitian para ahli fisika dunia saat ini seperti ; <b>teori Big Bang, teori hubble dan Doppler, teori Stephen hawking, dan sebagainya. Semua teori tersebut\u00a0 sebenarnya sudah diberitahukan\u00a0 oleh Allah SWT di dalam Al-Qur\u2019an<\/b>. Jadi apabila kita mempelajari fisika juga mempelajari dan memahami Al-Qur\u2019an banyak hikmah-hikmah yang\u00a0 kita dapatkan.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 36.0pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 18.0pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Dengan adanya penelitian dan pengamatan melalui observatorium serta satelit ruang angkasa Tahun (1927-2005) diperoleh kesimpulan <b>\u201c<\/b><i>Teori Big-Bang<\/i>\u201d (Teori Dentuman super Dahsyat) bahwa Alam semesta itu bermula dari satu bintang. Tahun 2005 Paul Davies ; meluncurkan satelit astronomi ke ruang angkasa dengan dibekali alat <i>Cosmic Background Emission Explorer <\/i>\u00a0dan\u00a0\u00a0 s<\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">ampai dengan sekarang, prinsip kosmologis telah berhasil dikonfirmasikan melalui pengamatan pada radiasi latar mikrogelombang kosmis, sisa ledakan. K<\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">onsepsi inilah yang paling diterima oleh ahli kosmologi yang menggambarkan bahwa alam semesta terbentuk melalui mekanisme ledakan. Teori ilmiah inilah yang telah terbukti\u00a0 dengan teknologi modern dan yang paling diterima para ahli fisika dunia di abad modern. Sedangkan dalam Al-Qur\u2019an telah diberitakan sekitar hampir 1.500 tahun yang lalu dalam <\/span><span lang=\"IN\" style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">(QS.<\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Al-Anbiyaa<\/span><span lang=\"IN\" style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">: 30).<b> <\/b><\/span><b><\/b><\/p>\n<table class=\"MsoTableGrid\" style=\"margin-left: 18.0pt; border-collapse: collapse; border: none;\" border=\"1\" cellspacing=\"0\" cellpadding=\"0\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"width: 462.15pt; border: solid black 1.0pt; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;\" valign=\"top\" width=\"616\">\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;\"><b><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0<\/span><\/b><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: normal;\"><b><span lang=\"IN\" style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u201cDan Apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya <span style=\"text-decoration: underline;\">langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami <\/span><\/span><\/b><b><span style=\"text-decoration: underline;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">(Allah) <\/span><\/span><\/b><b><span style=\"text-decoration: underline;\"><span lang=\"IN\" style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">pisahkan antara keduanya<\/span><\/span><\/b><b><span lang=\"IN\" style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">; dan dari air Kami<\/span><\/b><b><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\"> (Allah)<\/span><\/b><b><span lang=\"IN\" style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\"> jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka Mengapakah mereka tiada juga beriman?\u201d<\/span><\/b><span lang=\"IN\" style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\"> (Q<\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">.<\/span><span lang=\"IN\" style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">S.<\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Al-Anbiyaa<\/span><span lang=\"IN\" style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">: 30)<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;\"><b><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0<\/span><\/b><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; line-height: 150%;\"><b><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0<\/span><\/b><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 27.0pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 18.0pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Tahun 1989 George Smoot dan Tahun 2005 Paul Davies ; meluncurkan satelit astronomi ke ruang angkasa dengan dibekali alat COBE, dengan hasil yang secara jelas menunjukkan keberadaan kerapatan dan panas sisa ledakan yang ada pada\u00a0 alam semesta.P<\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">rinsip kosmologis telah berhasil dikonfirmasikan melalui pengamatan pada radiasi latar mikrogelombang kosmis, sisa ledakan. K<\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">onsepsi inilah yang paling diterima oleh ahli kosmologi yang menggambarkan bahwa alam semesta terbentuk melalui mekanisme ledakan.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 27.0pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 18.0pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Dengan fisika kita<\/span><span lang=\"IN\" style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\"> mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian <\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Allah SWT sebagai pencipta memi<\/span><span lang=\"IN\" style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">sahkan antara keduanya<\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">, melalui mekanisme ledakan. Al-Qur\u2019an memberitakan jauh sebelum manusia meneliti secara ilmiah dan menyimpulkannya.\u00a0 <b>Hal ini menjadi bukti bahwa Al-Qur\u2019an itu benar. Sungguh..sungguh mahabenar Allah SWT dengan firman-Nya.<\/b> <\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 27.0pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 18.0pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Al-Qur\u2019an juga menjelaskan tentang pergerakan bintang-bintang atau gerak menjauh dari benda-benda alam semesta. <\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Penemuan pergerakan menjauh dari bintang \u2013bintang pertama kali ditemukan oleh fisikawan Doppler tahun 1842 dengan direkamnya pergeseran spectrum bintang kearah merah atau spectrum panjang gelombang panjang. <\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 27.0pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 18.0pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Setelah Edwin Hubble pada tahun 1929 menemukan bahwa jarak bumi dengan galaksi yang sangat jauh umumnya berbanding lurus dengan geseran merahnya. Sebagaimana yang disugesti oleh Lema\u00eetre, pengamatan ini dianggap mengindikasikan bahwa semua galaksi dan gugus bintang yang sangat jauh memiliki kecepatan tampak yang secara langsung menjauhi titik pandang kita, semakin cepat pergerakan kearah panjang gelombang panjang maka gerakan untuk menjauhnya atau gerakan mengembangnya alam semesta itu semakin cepat pula. <\/span><\/p>\n<table class=\"MsoTableGrid\" style=\"margin-left: 18.9pt; border-collapse: collapse; border: none;\" border=\"1\" cellspacing=\"0\" cellpadding=\"0\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"width: 443.25pt; border: solid black 1.0pt; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;\" valign=\"top\" width=\"591\">\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; line-height: 150%;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: normal;\"><b><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Dan langit itu Kami (Allah) bangun dengan kekuasaan Kami dan sesungguhnya, <span style=\"text-decoration: underline;\">Kami benar-benar meluaskannya<\/span>. <\/span><\/b><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">(Q.S.Az-Zariyat:47) <\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; line-height: normal;\"><b><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Dia (Allah) <span style=\"text-decoration: underline;\">meninggikan bangunannya (langit)<\/span> lalu menyempurnakannya<\/span><\/b><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">, (Q.S.An-Naziat: 28).<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; line-height: normal;\">\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; margin-left: 18.0pt; text-align: justify; text-indent: 31.5pt; line-height: 150%;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Pada awal abad ke-20, fisikawan Alexander Friedmann, dan ahli kosmologi George Lemaitre, secara teoritis menemukan bahwa alam semesta senantiasa bergerak dan mengembang. Fakta ini dibuktikan dengan teleskop Edwin Hubble. Hasil pengamatan menemukan bahwa bintang-bintang dan galaksi terus bergerak saling menjauhi. Bintang-bintang terus bergerak menjauhi satu sama lain dan<b> <\/b>ini berarti alam semesta tersebut &#8220;mengembang&#8221;. Pengamatan yang dilakukan di tahun-tahun berikutnya memperkokoh fakta bahwa alam semesta terus mengembang. Kenyataan ini diterangkan dalam Al Qur&#8217;an pada saat tak seorang pun mengetahuinya. Ini dikarenakan Al Qur&#8217;an adalah firman Allah, Sang Pencipta, dan Pengatur keseluruhan alam semesta. Sejak terjadinya peristiwa Big Bang, alam semesta telah mengembang secara terus-menerus dengan kecepatan yang tinggi. Para ilmuwan menyamakan peristiwa mengembangnya alam semesta dengan permukaan balon yang sedang ditiup.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 40.5pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 18.0pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Bintang-bintang dilangit, mengalami gerak menjauh (kecepatan radial) dan gerak sejati<b> (<i>proper motions<\/i>)<\/b>, dalam detik busur pertahun. Bintang mengalami gerak ruang yaitu gerak dengan kecepatan radial dan kecepatan tangensial. Akibat bintang bergerak ini maka koordinat bintang perlu\u00a0 dikoreksi (30-100) tahun sekali. <\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 40.5pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 18.0pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Kesimpulan fisika yang diperoleh bahwa bintang bergerak menjauh atau alam semesta mengembang\/meluas, hal ini membuktikan bahwa Al-Qur\u2019an itu adalah benar. <\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Dan langit itu Kami (Allah) bangun dengan kekuasaan Kami dan sesungguhnya Kami benar-benar meluaskannya<b> <\/b>(Q.S.Az-Zariyat:47). <\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Al-Qur\u2019an telah memberitakan pengembangan atau meluasnya alam semesta ini sekitar hampir 1500 tahun yang lalu, jauh sebelum para ilmuwan menemukannya. Sungguh\u2026Mahabenar Allah SWT dengan segala firman-Nya.<\/span><\/p>\n<table class=\"MsoTableGrid\" style=\"margin-left: 32.4pt; border-collapse: collapse; border: none;\" border=\"1\" cellspacing=\"0\" cellpadding=\"0\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"width: 429.75pt; border: solid black 1.0pt; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;\" valign=\"top\" width=\"573\">\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;\"><b><span style=\"text-decoration: underline;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif'; color: black;\"><span style=\"text-decoration: none;\">\u00a0<\/span><\/span><\/span><\/b><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: normal;\"><b><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif'; color: black;\">Dan setiap kali <span style=\"text-decoration: underline;\">suatu tanda-tanda kebesaran Tuhanmu (Allah) datang kepada mereka<\/span>, mereka selalu berpaling dari padanya <\/span><\/b><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif'; color: black;\">(Q.S.Yasin:46)<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;\"><b><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif'; color: black;\">\u00a0<\/span><\/b><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif'; color: black;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 27.0pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 27.0pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Dari deskripsi fisika tentang alam semesta ini dapat diambil kesimpulan\u00a0diantaranya<i>: <span style=\"text-decoration: underline;\">proses awal terjadinya alam semesta<\/span><\/i> ( teori big bang), <i><span style=\"text-decoration: underline;\">yang terjadi saat sekarang<\/span><\/i> (teori alam mengembang), dan <i><span style=\"text-decoration: underline;\">mekanisne yang akan terjadi pada hari kiamat<\/span><\/i> (teori keruntuhan gravitasi).\u00a0 Semua itu merupakan bukti-bukti kebesaran Allah SWT bagi orang yang berfikir. Semoga kita termasuk orang yang dapat melihat dan mengambil pelajaran dari bukti-bukti tersebut.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 27.0pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 27.0pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoListParagraph\" style=\"margin-left: 22.5pt; text-align: justify; line-height: 150%;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0\u00a0 1.1.<strong>Tanda-tanda kebesaran Allah SWT ; Pada proses awal terjadinya alam semesta<\/strong><\/span><\/p>\n<table class=\"MsoTableGrid\" style=\"margin-left: 41.4pt; border-collapse: collapse; border: none;\" border=\"1\" width=\"481\" cellspacing=\"0\" cellpadding=\"0\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"width: 360.9pt; border: solid black 1.0pt; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;\" valign=\"top\" width=\"481\">\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: normal;\"><b><span lang=\"IN\" style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u201cDan Apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya <span style=\"text-decoration: underline;\">langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya<\/span>; dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka Mengapakah mereka tiada juga beriman?\u201d<\/span><\/b><span lang=\"IN\" style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\"> (Q<\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">.<\/span><span lang=\"IN\" style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">S.<\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Al-Anbiyaa<\/span><span lang=\"IN\" style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">: 30)<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0<\/span><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 360.9pt; border: solid black 1.0pt; border-top: none; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;\" valign=\"top\" width=\"481\">\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoListParagraphCxSpFirst\" style=\"text-align: justify; text-indent: -18.0pt; line-height: normal; margin: 0cm 0cm .0001pt 21.6pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">1.<span style=\"font: 7.0pt 'Times New Roman';\">\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Teori Hubble dan Doppler, pengamatan melalui observatorium serta satelit ruang angkasa Tahun (1927-2005)<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoListParagraphCxSpMiddle\" style=\"text-align: justify; text-indent: -18.0pt; line-height: normal; margin: 0cm 0cm .0001pt 21.6pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">2.<span style=\"font: 7.0pt 'Times New Roman';\">\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Tahun 2005 Paul Davies ; meluncurkan satelit astronomi ke ruang angkasa dengan dibekali alat <i>Cosmic Background Emission Explorer <\/i>\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoListParagraphCxSpMiddle\" style=\"text-align: justify; text-indent: -18.0pt; line-height: normal; margin: 0cm 0cm .0001pt 21.6pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">3.<span style=\"font: 7.0pt 'Times New Roman';\">\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Dengan hasil yang secara jelas menunjukkan keberadaan kerapatan dan panas sisa ledakan yang ada pada\u00a0 alam semesta<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoListParagraphCxSpMiddle\" style=\"text-align: justify; text-indent: -18.0pt; line-height: normal; margin: 0cm 0cm .0001pt 21.6pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">4.<span style=\"font: 7.0pt 'Times New Roman';\">\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Vesto Sliper (1932) yang meneliti bahwa garis-garis spectrum galaksi-galaksi semakin menjauh dan bergeser (galaksi-galaksi itu semua bergerak saling menjauhi)<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoListParagraphCxSpMiddle\" style=\"text-align: justify; text-indent: -18.0pt; line-height: normal; margin: 0cm 0cm .0001pt 21.6pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">5.<span style=\"font: 7.0pt 'Times New Roman';\">\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Arno Penzias dan Robert Wilson (1965) sang pemenang hadiah Nobel ilmu pengetahuan melalui penelitiannya tentang adanya radiasi yang tidak terbatas terjadi di alam semesta yang disebut sebagai <i>radiasi latar belakang kosmik<\/i> dan keberadaan bentuk kerapatan dan panas sisa ledakan yang menghasilkan alam semesta<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoListParagraphCxSpMiddle\" style=\"text-align: justify; text-indent: -18.0pt; line-height: normal; margin: 0cm 0cm .0001pt 21.6pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">6.<span style=\"font: 7.0pt 'Times New Roman';\">\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Alan Guth (1980) yang melakukan penghitungan matematis tentang gerak menjauhnya galaksi-galaksi menggunakan teleskop Hubble di Observatorium Palomar Mounth<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoListParagraphCxSpMiddle\" style=\"text-align: justify; text-indent: -18.0pt; line-height: normal; margin: 0cm 0cm .0001pt 21.6pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">7.<span style=\"font: 7.0pt 'Times New Roman';\">\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">P<\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">rinsip kosmologis berhasil dikonfirmasikan melalui pengamatan pada radiasi latar mikrogelombang kosmis, sisa ledakan<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoListParagraphCxSpLast\" style=\"text-align: justify; text-indent: -18.0pt; line-height: normal; margin: 0cm 0cm .0001pt 21.6pt;\"><b><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">8.<span style=\"font: 7.0pt 'Times New Roman';\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><\/b><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Sedangkan dalam Al-Qur\u2019an telah diberitakan sekitar hampir 1.500 tahun yang lalu dalam <\/span><span lang=\"IN\" style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">(Q<\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">.<\/span><span lang=\"IN\" style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">S.<\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Al-Anbiyaa<\/span><span lang=\"IN\" style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">: 30).<b> <\/b><\/span><b><\/b><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0<\/span><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-left: 18.0pt; text-align: justify; line-height: 150%;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0\u00a0\u00a0 1.2.<strong>Tanda-tanda kebesaran Allah swt :\u00a0 Proses yang terjadi sekarang (mengembang) alam semesta<\/strong><\/span><\/p>\n<table class=\"MsoTableGrid\" style=\"margin-left: 36.9pt; border-collapse: collapse; border: none;\" border=\"1\" cellspacing=\"0\" cellpadding=\"0\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"width: 15.0cm; border: solid black 1.0pt; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;\" valign=\"top\" width=\"567\">\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: normal;\"><b><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Dan langit itu Kami (Allah) bangun dengan kekuasaan Kami dan sesungguhnya, <span style=\"text-decoration: underline;\">Kami benar-benar meluaskannya<\/span>. <\/span><\/b><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">(Q.S.Az-Zariyat:47) <\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; line-height: 150%;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0<\/span><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 15.0cm; border: solid black 1.0pt; border-top: none; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;\" valign=\"top\" width=\"567\">\n<p class=\"MsoListParagraphCxSpFirst\" style=\"text-align: justify; text-indent: -13.5pt; line-height: normal; margin: 0cm 0cm .0001pt 17.1pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">1.<span style=\"font: 7.0pt 'Times New Roman';\">\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Penemuan pergerakan menjauh dari bintang \u2013bintang pertama kali ditemukan oleh fisikawan Doppler tahun 1842<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoListParagraphCxSpMiddle\" style=\"text-align: justify; text-indent: -13.5pt; line-height: normal; margin: 0cm 0cm .0001pt 17.1pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">2.<span style=\"font: 7.0pt 'Times New Roman';\">\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">direkamnya pergeseran spectrum bintang kearah merah atau spectrum panjang gelombang panjang. <\/span><\/p>\n<p class=\"MsoListParagraphCxSpMiddle\" style=\"text-align: justify; text-indent: -13.5pt; line-height: normal; margin: 0cm 0cm .0001pt 17.1pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">3.<span style=\"font: 7.0pt 'Times New Roman';\">\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Edwin Hubble (1929) menemukan bahwa jarak bumi dengan galaksi yang sangat jauh umumnya berbanding lurus dengan geseran merahnya<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoListParagraphCxSpMiddle\" style=\"text-align: justify; text-indent: -13.5pt; line-height: normal; margin: 0cm 0cm .0001pt 17.1pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">4.<span style=\"font: 7.0pt 'Times New Roman';\">\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Lema\u00eetre, pengamatan ini dianggap mengindikasikan bahwa semua galaksi dan gugus bintang yang sangat jauh memiliki kecepatan tampak yang secara langsung menjauhi titik pandang kita<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoListParagraphCxSpMiddle\" style=\"text-align: justify; text-indent: -13.5pt; line-height: normal; margin: 0cm 0cm .0001pt 17.1pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">5.<span style=\"font: 7.0pt 'Times New Roman';\">\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">semakin cepat pergerakan kearah panjang gelombang panjang maka gerakan untuk menjauhnya atau gerakan mengembangnya alam semesta itu semakin cepat pula. <\/span><\/p>\n<p class=\"MsoListParagraphCxSpMiddle\" style=\"text-align: justify; text-indent: -13.5pt; line-height: normal; margin: 0cm 0cm .0001pt 17.1pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">6.<span style=\"font: 7.0pt 'Times New Roman';\">\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Pelebaran garis spektrum dapat disebabkan oleh atom itu sendiri (tumbukan dan medan magnet) dan\u00a0 pelebaran garis spekrum pengaruh luar (rotasi bintang, pengembangan selubung, turbulensi atsmosfere bintang)<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoListParagraphCxSpMiddle\" style=\"text-align: justify; text-indent: -13.5pt; line-height: normal; margin: 0cm 0cm .0001pt 17.1pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">7.<span style=\"font: 7.0pt 'Times New Roman';\">\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Bintang-bintang dilangit berdasarkan pemotretan observatorium dengan teleskop dan pesawat ruang angkasa, mengalami gerak menjauh. Gerak menjauh (kecepatan radial) dan gerak sejati (proper motions)<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoListParagraphCxSpMiddle\" style=\"text-align: justify; text-indent: -13.5pt; line-height: normal; margin: 0cm 0cm .0001pt 17.1pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">8.<span style=\"font: 7.0pt 'Times New Roman';\">\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Bintang-bintang dilangit berdasarkan pemotretan observatorium dengan teleskop dan pesawat ruang angkasa mengalami gerak menjauh rata-rata sekitar (50-120) km\/detik<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoListParagraphCxSpMiddle\" style=\"text-align: justify; text-indent: -13.5pt; line-height: normal; margin: 0cm 0cm .0001pt 17.1pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">9.<span style=\"font: 7.0pt 'Times New Roman';\">\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Bintang mengalami gerak ruang (kecepatan radial dan tangensial). Maka koordinat bintang perlu dikoreksi (30-100) tahun sekali<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoListParagraphCxSpLast\" style=\"text-align: justify; text-indent: -13.5pt; line-height: normal; margin: 0cm 0cm .0001pt 17.1pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">10.<span style=\"font: 7.0pt 'Times New Roman';\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Dalam Al-Qur\u2019an telah diberitakan sekitar hampir 1.500 tahun yang lalu pada (Q.S.Az-Zariyat:47, An-Naziat: 28, Al-Gasyiyah:18)<\/span><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; line-height: 150%;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; line-height: 150%;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a01.3.<strong>Tanda-tanda kebesaran Allah SWT ; Mekanisme yang akan terjadi saat akhir alam semesta (kiamat)<\/strong><\/span><\/p>\n<table class=\"MsoTableGrid\" style=\"margin-left: 32.4pt; border-collapse: collapse; border: none;\" border=\"1\" width=\"503\" cellspacing=\"0\" cellpadding=\"0\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"width: 377.0pt; border: solid black 1.0pt; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;\" valign=\"top\" width=\"503\">\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: normal;\"><b><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Hari Kiamat, Apa itu hari Kiamat, Tahukah kamu Kiamat itu,\u00a0 Pada hari kiamat itu manusia\u00a0 seperti <span style=\"text-decoration: underline;\">anai-anai terbang<\/span>, Dan saat kiamat itu <span style=\"text-decoration: underline;\">gunung-gunung seperti kapas beterbangan<\/span>\u00a0 <\/span><\/b><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">(Q.S. Al-Qoriah:1-5)<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: normal;\"><b><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Ingatlah pada hari ketika, bumi dan gunung-gunung berguncang keras dan jadilah <span style=\"text-decoration: underline;\">gunung-gunung itu seperti pasir bertaburan<\/span>. <\/span><\/b><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">(Q.S.Al-Muzzammil:14)<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: normal;\"><b><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Apabila bumi diguncang dengan guncangan yang dahsyat dan <span style=\"text-decoration: underline;\">bumi mengeluarkan beban-bebanya yang berat (yang dikandungnya).<\/span> <\/span><\/b><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">(Q.S.Az-Zalzalah:1-2):<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0<\/span><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 377.0pt; border: solid black 1.0pt; border-top: none; padding: 0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;\" valign=\"top\" width=\"503\">\n<p class=\"MsoListParagraphCxSpFirst\" style=\"text-align: justify; text-indent: -13.5pt; line-height: normal; margin: 0cm 0cm .0001pt 17.1pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">1.<span style=\"font: 7.0pt 'Times New Roman';\">\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Newton (1642-1727) tentang konsep Gaya dalam Hukum Gravitasi. <\/span><\/p>\n<p class=\"MsoListParagraphCxSpMiddle\" style=\"text-align: justify; text-indent: -13.5pt; line-height: normal; margin: 0cm 0cm .0001pt 17.1pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">2.<span style=\"font: 7.0pt 'Times New Roman';\">\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Albert Einstein (1879-1955) dengan Teori Relativitasnya (1905) dan\u00a0 (1907) teori pergeseran merah gravitasi <\/span><\/p>\n<p class=\"MsoListParagraphCxSpMiddle\" style=\"text-align: justify; text-indent: -13.5pt; line-height: normal; margin: 0cm 0cm .0001pt 17.1pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">3.<span style=\"font: 7.0pt 'Times New Roman';\">\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Stephen William Hawking, (1942), beliau dikenal sebagai ahli fisika teoritis,\u00a0 bidang Astrofisika, terutama sekali karena teori-teorinya mengenai teori kosmologi dan konsep gravitasi alam semesta. (2011) black hole : <\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">bahwa alam semesta ini berawal dan berakhir melalui konsepsi gravitasi \u201cketeraturan\u00a0 alam semesta ini akan berakhir ditandai dengan hilangnya gravitasi\u201d<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoListParagraphCxSpMiddle\" style=\"text-align: justify; text-indent: -13.5pt; line-height: normal; margin: 0cm 0cm .0001pt 17.1pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">4.<span style=\"font: 7.0pt 'Times New Roman';\">\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Keteraturan alam semesta hilang berarti kiamat (tidak ada keteraturan)<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoListParagraphCxSpMiddle\" style=\"text-align: justify; text-indent: -13.5pt; line-height: normal; margin: 0cm 0cm .0001pt 17.1pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">5.<span style=\"font: 7.0pt 'Times New Roman';\">\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Gravitasi hilang berarti manusia dan gunung serta benda lainnya terbang dan isi bumi keluar karena tidak ada gaya gravitasi yang menarik ke pusat bumi.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoListParagraphCxSpMiddle\" style=\"text-align: justify; text-indent: -13.5pt; line-height: normal; margin: 0cm 0cm .0001pt 17.1pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">6.<span style=\"font: 7.0pt 'Times New Roman';\">\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">konsep berterbangan, berhamburan, bumi mengeluarkan isinya yang berat, pada saat Al-Qur\u2019an diturunkan, tentulah belum sesuai dengan rasional manusia tentang kehancuran saat itu.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoListParagraphCxSpMiddle\" style=\"text-align: justify; text-indent: -13.5pt; line-height: normal; margin: 0cm 0cm .0001pt 17.1pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">7.<span style=\"font: 7.0pt 'Times New Roman';\">\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Rasional kehancuran saat itu ; banjir besar manusia tengelam, topan, badai dan hujan batu, Gempa besar dan tanah rengkah serta manusia tengelam kedalam rengkahan tanah, dan sebagainya.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoListParagraphCxSpLast\" style=\"text-align: justify; text-indent: -13.5pt; line-height: normal; margin: 0cm 0cm .0001pt 17.1pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">8.<span style=\"font: 7.0pt 'Times New Roman';\">\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Sejumlah kebenaran ilmiah yang hanya mampu kita ungkap dengan teknologi\u00a0 abad sekarang\u00a0 ternyata telah dinyatakan dalam Al Qur&#8217;an hampir sekitar 1500 tahun lalu pada <\/span><span style=\"font-size: 12.0pt; font-family: 'Times New Roman','serif';\">(Q.S. Al-Qoriah:1-5, Al-Muzzammil:14, Az-Zalzalah:1-2, Al-Waqiah:4-6)<\/span><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 22.5pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 22.5pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Masih banyak isyarat dan hikmah dalam Al-Qur\u2019an yang berhubungan dengan Fisika. Pembahasan lebih lanjut tentang fisika dalam Al-Qur\u2019an, dapat dilihat pada penjelasan ayat-ayat berikut;<b> <\/b>dituliskan dalam bentuk <b>(<i>Al-Quran.Surat. <span style=\"text-decoration: underline;\">nomor surat <\/span>; <span style=\"text-decoration: underline;\">nomor ayat<\/span><\/i>)<\/b>,<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-left: 63.0pt; text-align: justify; text-indent: -40.5pt; line-height: 150%;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Fisika\u00a0 alam semesta : (Q.S.2;22), (Q.S.3;190,191), (Q.S.39;5,9), (Q.S.10;101), (Q.S.12;105), (Q.S.13;2), (Q.S.21;30,33), (Q.S.31;20), (Q.S.35;28,35), (Q.S.37;6), (Q.S.45;13), (Q.S.50;6-11), (Q.S.51;47), (Q.S.73;14), (Q.S.79;28), (Q.S. 81;1-29), (Q.S.82;1-19), (Q.S.84;1-25), (Q.S.88;1-26), (Q.S.99;1-8), (Q.S.101;1-11)<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: -40.5pt; line-height: 150%; margin: 12.0pt 0cm 10.0pt 63.0pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Fisika antariksa, Bintang: (Q.S.2;29,189), (Q.S.3;190,191), (Q.S.5;75), (Q.S.6;97), (Q.S.10;5,101), (Q.S.15;16,17,18), (Q.S.39;6),\u00a0 (Q.S.17;12), (Q.S.20;114), (Q.S.21;30,33), (Q.S.52;35,36), (Q.S.79;27,28),\u00a0\u00a0 (Q.S.23;14,17), (Q.S.26;210-212), (Q.S.76;2), (Q.S.27;64), (Q.S.30;50), (Q.S.36;37-40), (Q.S.37;6-10), (Q.S.44;7), (Q.S.53;46), (Q.S.67;3-5), (Q.S.72;8,9), (Q.S.75;37), (Q.S.77;20), (Q.S.85;1-3,9), (Q.S.86;1-3,11), (Q.S.87;1-2), (Q.S.96;1-5)<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-left: 63.0pt; text-align: justify; text-indent: -40.5pt; line-height: 150%;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Fisika fluida, kelautan : (Q.S.2;50,164), (Q.S.5;96), (Q.S.6;59,63,97), (Q.S.7;138,163), (Q.S.10;22,90), (Q.S.14;32), (Q.S.16;14), (Q.S.17;66,67,70), (Q.S.18;61-63,79109), (Q.S.20;77), (Q.S.22;65), (Q.S.24;40), (Q.S.26;63), (Q.S.25;53), (Q.S.27;61-63), (Q.S.30;41) (Q.S.31;27,31), (Q.S.35;12), (Q.S.42;32-34), (Q.S.43;12,13), (Q.S.44;24),\u00a0 (Q.S.45;12), (Q.S.52;6), (Q.S.55;19,20,24), (Q.S.81;6), (Q.S.82;3)\u00a0 <\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-left: 63.0pt; text-align: justify; text-indent: -40.5pt; line-height: 150%;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Fisika\u00a0 waktu, cahaya, Siang &amp; malam : (Q.S.2;28,185,189,194), (Q.S.3;27), (Q.S.4;40), (Q.S.5;2,97), (Q.S.6;96), (Q.S.7;143), (Q.S.9;26,36,38,51), (Q.S.10;5,24,61), (Q.S.13;2), (Q.S.15;19), (Q.S.17;1), (Q.S.22;47), (Q.S.25;62), (Q.S.27;88), (Q.S.28;71-72), (Q.S,37;5),\u00a0 (Q.S.32;5,11), (Q.S.36;37,39,40), (Q.S.39;5), (Q.S.56;85), (Q.S.70;4,40), (Q.S.89;1-4), (Q.S.91;1-4), (Q.S.92;1-2), (Q.S.93;1-2), (Q.S.99;7,8), (Q.S.100;1-4), (Q.S.103;1-3)<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-left: 63.0pt; text-align: justify; text-indent: -40.5pt; line-height: 150%;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Fisika Atmosfere, angin, awan, hujan : (Q.S.2;164,266), (Q.S.3;117), (Q.S.6;99), (Q.S.7;57), (Q.S.10;22), (Q.S.13;12,17), (Q.S,14;18), (Q.S.15;22), (Q.S.16;10), (Q.S.17;68,69), (Q.S.18;45), (Q.S.21;81,104), (Q.S.22;31), (Q.S.23;18), (Q.S.24;40,43), (Q.S.25;48,53), (Q.S.27;63,58,88), (Q.S.30;46-51), (Q.S.31;34), (Q.S.32;27), (Q.S.33;9), (Q.S.34;12), (Q.S.35;9,12), (Q.S.36;37), (Q.S.39;21), (Q.S.42;28,33), (Q.S.45;5), (Q.S.46;24-25), (Q.S.51;7,41-42,47), (Q.S.52;44), (Q.S.53;1), (Q.S.54;19-20), (Q.S.56;68-69), (Q.S.69;6-7), (Q.S.71;15), (Q.S.72;8), (Q.S.86;1-4,11)<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin-left: 63.0pt; text-align: justify; text-indent: -40.5pt; line-height: 150%;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">Fisika bumi &amp; Gunung : (Q.S.2;22), (Q.S.7;74), (Q.S.10;24), (Q.S.11;43), (Q.S.13;2,3), (Q.S.15;19,82), (Q.S.16;15,81), (Q.S.18;47), (Q.S.19;90), (Q.S.20;53,105-107), (Q.S.21;30,31,79), (Q.S.22;18,65), (Q.S.25;62), (Q.S.26;63,149,150), (Q.S.27;61,88), (Q.S.28;71-72), (Q.S.29;40), (Q.S.30;25), (Q.S.31;10), (Q.S.33;72), (Q.S.34;2,9,10), (Q.S.35;27,41),\u00a0 (Q.S.36;37,40),\u00a0 (Q.S.37;5), (Q.S.38;18,19), (Q.S.41;10), (Q.S.50;744, (Q.S.52;10), (Q.S.56;5-6), (Q.S.69;14), (Q.S.70;9,40), (Q.S.73;14), (Q.S.77;10,27), (Q.S.78;7,20), (Q.S.79;30,32), (Q.S.81;3), (Q.S.88;19), (Q.S.95;2), (Q.S.99;1-2), (Q.S.101;5)<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 22.5pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 18.0pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0 Penjelasan dan pemilihan tentang nomor surat dan nomor ayat dalam Al-Qur\u2019an ini, disesuaikan dengan makna dan isyarat fisika yang terdapat dalam beberapa terjemahan Al-Qur\u2019an, oleh : Buya Mahmud Yunus, Buya Hamka, Buya Quraish Shihab dan ditambah syaamil Al-Qur\u2019an (terjemahan perkata). Semua Al-Qur\u2019an dan terjemahan tersebut telah mendapat legalitas dari Departemen Agama Republik Indonesia. <\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 27.0pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 18.0pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0 Ya\u00a0 Allah, Ampunilah hamba bila ada yang salah dalam mempelajari Al-Qur\u2019an dan hikmahnya. Ajarkanlah hamba bila hamba bodoh dalam memahaminya. Ingatkanlah hamba bila ada ayat yang hamba lupa mengingatnya, Karuniakanlah pada hamba petunjuk, rahmat serta pahala dari-Mu ya Allah, amin ya Rabbal Alamin.(<strong>Letmi Dwiridal, Fisika Dalam Al-Qur&#8217;an ; bab 1 jilid 2, tahun 2014<\/strong>) <\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 27.0pt; line-height: 150%; margin: 0cm 0cm .0001pt 18.0pt;\"><span style=\"font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Times New Roman','serif';\">\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>NABI MUHAMMAD SAW\u00a0 PERTAMA MENGENAL GRAVITASI ( BUKTI KEISTIMEWAAN AL-QUR&#8217;AN SEBAGAI WAHYU ALLAH SWT ) Penulis : Letmi Dwiridal Staf<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[5],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fisika.fmipa.unp.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/824"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fisika.fmipa.unp.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fisika.fmipa.unp.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fisika.fmipa.unp.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fisika.fmipa.unp.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=824"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/fisika.fmipa.unp.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/824\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1796,"href":"https:\/\/fisika.fmipa.unp.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/824\/revisions\/1796"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fisika.fmipa.unp.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=824"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fisika.fmipa.unp.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=824"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fisika.fmipa.unp.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=824"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}